Cara memilih bra yang tepat dan nyaman

Posted by Andini On 3 comments
Tahukah Anda, 7 dari 10 wanita menggunakan bra dengan ukuran yang tidak tepat. Sebagai akibatnya bisa muncul rasa tidak nyaman, gerak tubuh yang terganggu, sakit punggung atau pundak, ketaknyamanan pada payudara. Pada penggunaan jangka panjang bahkan bisa menyebabkan perubahan bentuk payudara. Penggunaan bra sedemikian rupa yang sebenarnya bisa menampilkan ‘keindahan’ payudara akhirnya malah menampakkan bentuk yang aneh.

Lantas, bagaimana sebaiknya para wanita memilih bra yang tepat dan nyaman? Ada beberapa tips.

Pertama, harga menentukan kualitas. Jadi belilah bra yang kualitas bahannya bagus. Biasanya merek yang sudah terkenal memiliki standar minimal tentang bahan bra. Bahan yang baik bisa menyebabkan rasa nyaman pada kulit payudara.

Kedua, gunakan bra yang menurut Anda nyaman dipakai, pas melekat pada tubuh, memberikan sokongan yang baik pada payudara. Jika Anda telah menggunakan bra yang menurut Anda nyaman tersebut, kemudian perhatikan tips berikut ini. Jika tips di bawah ini terpenuhi, maka bra yang Anda gunakan tepat dan nyaman.


  • Perhatikan tali bra. Seharusnya kencang menahan beban, namun tetap nyaman di pundak.
  • Tali punggung melekat pada kulit dan menarik cup bra dari kedua sisi tubuh dengan kencang namun Anda harus tetap merasa nyaman.
  • Sambungan cup bra melekat pada kulit di bawah tengah payudara sehingga tidak membentuk rongga. Jika terdapat rongga/jarak itu merupakan indikasi bahwa ukuran dan bentuk cup bra tidak sesuai dengan ukuran dan bentuk payudara.
  • Perhatikan pada cup bra bagian atas. Pada bagian ini seharusnya tidak ada rongga atau celah antara cup bra dengan payudara. Jika terdapat celah, itu juga indikasi bahwa cup bra tidak fit dengan ukuran payudara Anda.

Jika tips sederhana di atas terpenuhi, berarti anda telah menggunakan bra yang tepat dan nyaman?
Menggunakan bra yang tepat dan nyaman bisa menahan pengaruh gravitasi terhadap payudara sehingga bisa mencegah payudara kendor terlalu cepat. Pada bra jenis tertentu bahkan bisa mengangkat posisi payudara sehingga tampak lebih padat berisi.

Selamat mencoba Smile
BACA...

Cara memeriksa payudara sendiri untuk mendeteksi kanker payudara

Posted by Andini On 3 comments
Kanker payudara merupakan momok bagi kaum wanita. Karena mematikan, biasanya untuk tindakan penyelamatan dilakukan pengangkatan payudara. Namun langkah ini menyisakan masalah psikologis yang cukup berat, karena hilangnya benda berharga tersebut menyebabkan sosoknya tidak lagi sempurna sebagai seorang wanita, karena berhubungan dengan masalah keharmonisan rumah tangga.

Banyak para wanita yang diketahui menderita kanker payudara. Celakanya banyak yang terlambat dan telah mencapai stadium akut. Untuk menghindari hal tersebut sangat dianjurkan para wanita melakukan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) untuk mendeteksi kemungkinan munculnya kanker/tumor payudara.

Sebaiknya pemeriksaan payudara sendiri dianjurkan setiap bulan. Langkahnya mudah sehingga Anda sendiri dapat melakukannya dengan baik. Jika Anda tahu bagaimana kondisi payudara yang normal, maka Anda akan merasakan apabila ada perubahan pada payudara.

Waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri adalah setelah selesai menstruasi, ketika payudara tidak lunak atau bengkak. Jika anda tidak mengalami menstruasi teratur, maka pemeriksaan dapat dilakukan pada tanggal yang sama setiap bulannya.

Periksa payudara Anda!

Berikut ini langkah mudah memeriksa payudara sendiri dengan benar. Ada 7 tahap bagaimana melakukan pemeriksaan payudara sendiri:
  • Berbaring dan letakkan bantal di bawah pundak. Letakkan tangan kanan di bagian belakang kepala
  • Gunakan tiga jari tengah kiri Anda untuk merasakan benjolan di tengah-tengah payudara kanan Anda
  • Tekan payudara Anda dengan kuat untuk merasakan payudara. Jika Anda tidak yakin seberapa kuat untuk menekan, tanyakan pada dokter Anda atau mencoba mencontohkan cara menggunakan jari selama pemeriksaan payudara. Semakin sering Anda melatih merasakan payudara akan lsemakin baik
  • Lakukan pemutaran dengan satu alur. Anda dapat menandai setiap putaran (A), atas dan bawah (B), atau benjolan (C). Lakukan hal yang sama setiap bulan. Hal itu akan membantu Anda untuk memeriksa semua area payudara
  • Lakukan hal yang sama untuk payudara kiri dengan jari kanan.

sadari

breast_exams2
  • Ulangi pemeriksaan untuk kedua payudara saat berdiri, dengan tangan di belakang kepala. Buat posisi yang mudah untuk memeriksa bagian atas dan setiap bagian payudara (mengarah ke ketiak). Anda dapat melakukan periksa payudara sendiri saat mandi. Perubahan pada payudara dapat lebih mudah dirasakan pada saat kulit kita basah dan licin.
  • Untuk lebih aman, Anda juga dapat memeriksa payudara dengan melihat lekukan di kulit payudara, perubahan pada puting, kemerahan atau bengkak saat berdiri di depan kaca setelah Anda melakukan pemeriksaan setiap bulan

Penting untuk diingat bahwa pemeriksaan payudara sendiri bukanlah satu-satunya pemeriksaan untuk deteksi dini kanker payudara. Mammografi (foto pemeriksaan payudara) dan pemeriksaan oleh dokter lebih sensitif dan akurat dibandingkan pemeriksaan sendiri dalam menemukan stadium dini kanker.

[caption id="" align="aligncenter" width="400"]mamografi Saat dilakukan mammografi, payudara 'ditekan' kemudian difoto. Dengan cara ini deteksi dini munculnya kanker dapat diketahui dengan lebih akurat.[/caption]

[caption id="" align="aligncenter" width="400"]breast-ultrasound Contoh mammografi dengan ultrasound.[/caption]

Perhimpunan Kanker Amerika merekomendasikan pemeriksaan gabungan antara mammografi, pemeriksaan klinis payudara dan periksa payudara sendiri, seperti dibawah ini:
  • Wanita berusia 40 tahun keatas harus mammografi setiap tahun, pemeriksaan klinis payudara oleh dokter setiap tahun dan juga periksa payudara sendiri setiap bulan. Pemeriksaan klinis payudara dilakukan dalam waktu yang berdekatan dengan jadwal mammografi
  • Wanita berusia 20-39 tahun melakukan pemeriksaan klinis payudara setiap 3 tahun dan melakukan periksa payudara sendiri setiap bulan

Dokter akan menunjukkan teknik yang tepat untuk pemeriksaan payudara sendiri dalam melakukan pemeriksaan payudara tahunan. Ini harus dilakukan sewaktu melakukan cek up menyeluruh.
BACA...

Mengenal bahan pemutih kulit

Posted by Andini On 2 comments
Kulit putih identik dengan cantik, oleh karena itu kebanyakan kaum hawa berlomba-lomba mencoba berbagai produk kecantikan untuk memutihkan kulitnya. Tetapi apakah semua produk kecantikan itu aman, berikut ini wawasan tentang berbagai metode pemutihan kulit yang wajib diketahui.



Pemutihan kulit, pencerahan kulit dan pengelupasan kulit adalah penggunaan bahan-bahan kimia yang bertujuan untuk mencerahkan kulit dengan cara mengurangi konsentrasi melanin (zat warna kulit). Pemutihan kulit yang dapat mengurangi atau memblokir produksi melanin umumnya bekerja dengan cara menghambat pembentukan suatu enzim yang disebut tyrosinase. Perawatan ini yang terbanyak berupa lotion topikal atau gel berisi bahan-bahan penghambat melanin dan retinoid. Bisa juga digunakan bahan-bahan alami atau metode laser, tentunya dengan mempertimbangkan respon terapi.

Berikut ini bahan-bahan kimia penghambat pembentukan melanin:
  1. Mercury : Banyak produk pemutih kulit menggunakan bahan toksik mercury antara lain mercury (II) chloride atau ammoniated mercury. Sejak tahun 1990 di USA, bahan ini dilarang penggunaannya oleh karena mercury akan terakumulasi di kulit dan pemakaian jangka panjang menimbulkan efek menghitamkan kulit. Bahkan beberapa studi menunjukkan pada pemakaian jangka panjang, mercury akan terserap masuk aliran darah dan terakumulasi pada organ tubuh penting seperti ginjal. Tentu saja hal ini berbahaya bagi kesehatan kita.
  2. Hydroquinone : Hydroquinone adalah suatu penghambat produksi melanin yang kuat, hal ini berarti mencegah penghitaman kulit. Hydroquinone tidak membuat kulit terkelupas tetapi mencerahkan kulit, dengan cara mengganggu pembentukan dan produksi melanin. Melanin adalah suatu zat warna kulit yang dihasilkan oleh sel-sel melanosit pada kulit. Melanin ini terbentuk terutama apabila kulit terpapar oleh sinar matahari. Terbentuknya melanin justru melindungi kulit dari efek ultraviolet yang merupakan salah satu faktor risiko timbulnya kanker kulit. Oleh karena itu beberapa negara melarang penggunaan Hydroquinone, contohnya : Perancis.
  3. Arbutin : Arbutin berasal dari daun bearberry, cranberry, mulberry atau blueberry shrubs, dan juga terdapat pada kebanyakan pear. Bahan-bahan ini dapat menghambat produksi melanin. Arbutin dan ekstrak tumbuhan yang lain merupakan alternatif pencerah wajah yang aman. Studi medis telah menunjukkan efisiensi arbutin untuk mencerahkan wajah.
  4. Tretinoin : Penelitian menunjukkan penggunaan Tretinoin (juga disebut sebagai all-trans retinoic acid) efektif untuk mengobati perubahan warna kulit. Saat menggunakan tretinoin harus menghindari sinar matahari. Pemakaian tretinoin membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar UVA dan UVB.
  5. Alpha hydroxy acids : Alpha hydroxy acids (AHAs) — terdiri atas lactic acid dan glycolic aci. Penggunaan AHA berkonsentrasi 4% - 15% tidak efektif untuk menghambat melanin dan tidak bermanfaat sebagai pencerah kulit. Pada konsentrasi ini, AHA bermanfaat untuk merangsang penggantian kulit dan mengangkat kulit superfisial yang rusak (eksfoliasi) dimana sel-sel hiperpigmentasi terakumulasi. Pada penelitian lain menunjukkan AHA bermanfaat untuk menghambat pembentukan melanin selain eksfoliasi. Peeling (pengelupasan kulit) menggunakan bahan alpha hydroxy acid (konsentrasi 50% atau lebih) dapat mengangkat kulit yang menghitam. Metode ini hanya dapat dilakukan oleh dokter yang mempunyai kompetensi melakukan peeling.
  6. Kojic acid : Kojic acid adalah adalah produk sampingan dari proses fermentasi beras yang digunakan pada industri sake (minuman fermentasi beras Jepang). Beberapa penelitian menunjukkan kojic acid efektif menghambat produksi melanin. Tetapi produk ini kurang stabil, paparan udara atau sinar matahari dapat membuat perubahan warna dan mengurangi efektivitasnya. Pemakaian bahan kojic acid mungkin mempunyai efek karsinogen. Studi lain menunjukkan bahan ini dapat menimbulkan alergi dan iritasi kulit.
  7. Azelaic acid : Azelaic acid adalah komponen padi-padian antara lain gandum, gandum hitam, dan barley. Formulasi cream ini mengandung bahan aktif 20%. Azelaic acid digunakan sebagai obat jerawat, tetapi juga efektif untuk pengobatan hiperpigmentasi kulit.
  8. Vitamin C : Magnesium ascorbyl phosphate, L-ascorbic acid, ascorbyl glucosamine, dan ascorbic acid adalah berbagai macam vitamin C. Bermanfaat sebagai antioksidan kulit. Beberapa studi menunjukkan manfaat vitamin C untuk menghambat produksi melanin. Untuk tujuan ini, digunakan vitamin C konsentrasi tinggi (> 5%). Bahan ini jarang digunakan dalam industri kosmetik.

Kontroversi


Pada beberapa tahun terakhir, pencerahan kulit menjadi kontroversi karena bisa menimbulkan efek negatif. Terdapat beberapa bukti bahwa penggunaan bahan pemutih kulit seperti hydroquinone dan mercury menimbulkan efek berbahaya. Hydroquinone saat ini dilarang pemakaiannya di daerah Eropa dan di beberapa negara lain obat ini hanya boleh dipakai dengan indikasi khusus dari dokter.

Saat ini sudah mulai dipasarkan produk pencerah kulit yang bebas toksik. Tetapi tentu saja sebanding dengan harganya. Jepang dan Asia Pacifik merupakan pengguna terbesar produk pencerah kulit berkualitas tinggi. Sedangkan di negara berkembang masih banyak dipasarkan produk pemutih kulit terlarang.

Sering kita dengar beauty is pain bahwa kalau anda ingin cantik, anda harus mau sakit. Tetapi apakah kita mau mengambil risiko sakit yang bisa jadi berkepanjangan hanya demi penampilan luar?

Kalau anda ingin mempercantik kulit anda, pastikan produk yang anda pakai tidak mengandung bahan-bahan berbahaya atau berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter yang berkompeten, dan gunakan produk perawatan kecantikan yang aman.
BACA...