Showing posts with label cara merawat wajah. Show all posts
Showing posts with label cara merawat wajah. Show all posts

Cara aman dan gampang mengatasi komedo

Posted by Andini On 0 comments
Pada postingan sebelumnya, saya sudah jelaskanbaha ekstraksi komedo punya potensi berbahaya. Lantas bagaimana cara aman untuk mengatasi komedo? Perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi komedo:
1. Sabun wajah
cewek komedoMembersihkan wajah dari kotoran dan sisa make up sangat penting dilakukan. Kotoran di wajah dapat menyebabkan tertumpuknya minyak di pori-pori kulit dan sel-sel kulit mati yang terkelupas sehingga menyebabkan timbulnya komedo atau jerawat. Untuk mencegah terjadinya komedo, sebaiknya kulit wajah dibersihkan menggunakan sabun wajah 2-3 kali sehari. Sebaiknya menggunakan sabun wajah yang sesuai dengan jenis kulit. Tidak disarankan menggunakan sabun wajah anti bakteri karena tidak efektif. Infeksi pada komedo yang menyebabkan jerawat terjadi di dalam kulit, tidak terjangkau oleh sabun wajah. Sabun anti bakteri yang bersifat lebih keras memungkinkan terjadinya iritasi pada kulit. Hal ini bisa merangsang timbulnya jerawat lebih banyak. Sabun anti bakteri juga bisa membuat jerawat menjadi lebih kering, terutama bila kadar air di kulit berkurang.
2. Derivat vitamin A
Menangani komedo juga bisa menggunakan obat topikal yang mengandung derivat vitamin A, contohnya tretinoin. Derivat vitamin A berfungsi untuk meningkatkan proses regenerasi kulit dan menghilangkan pembuntuan pada pori-pori kulit secara normal. Obat tersebut hanya dipakai pada malam hari, setelah membersihkan wajah.
3. Tabir surya
Penggunaan tretinoin bisa menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit wajah. Iritasi kadang diperlukan untuk merangsang regenerasi sel-sel kulit. Iritasi tersebut ditandai dengan kulit kering, terasa ketat, gatal, bisa juga kulit menjadi kemerahan. Iritasi menyebabkan pertahanan kulit menuruh, sehingga kulit rentan mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari. Maka kulit perlu dilindungi tabir surya atau sunblok pada pagi dan siang hari. Sebagai contoh penggunaan sunblok SPF 30, dioleskan merata seluruh wajah dan leher, diulang setiap lima jam.
4. Antibiotik
Pada komedo yang telah menjadi jerawat yang meradang, diberikan antibiotik. Pemberiannya bisa dengan oral maupun secara topikal.
Agar komedo tidak muncul lagi, ada baiknya Anda rajin menggunakan produk anti acne dan anti komedo.
BACA...

Bahaya ekstraksi komedo

Posted by Andini On 0 comments
Saat kita menjalani treatment facial tentunya kita tidak ingin melewatkan salah satu rangkaiannya yaitu ekstraksi komedo. Karena yang kita harapkan dengan facial, wajah kita jadi bersih, mulus, cerah dan bebas komedo serta jerawat.
Ekstraksi komedo dilakukan dengan cara menekan bagian kulit yang ada komedonya agar komedo yang ada di dalam pori-pori wajah bisa naik. Setelah itu, komedo ekstraktor akan dimasukkan ke dalam pori-pori kulit wajah, tepat di bagian yang ada komedonya, sehingga komedo mudah diambil.
Namun ternyata, di dunia medis saat ini, diketahui bahwa ekstraksi komedo berbahaya dan berdampak buruk sehingga tidak boleh dilakukan. Mengapa?
1. Menekan saraf
Ekstraksi komedo yang seringkali dilakukan dengan cara menekan kulit di sekitar komedo dapat menekan saraf, hal ini menimbulkan rasa sakit.
2. Melukai folikel sebasea
Tindakan ekstraksi komedo dapat melukai folikel sebasea atau lubang tempat komedo berada. Hal tersebut terjadi pada saat komedo dipaksa keluar dari lubangnya yang sempit, kemudian terjadi robekan atau luka di lubang tempat komedo berada. Luka tersebut akan mengalami proses penyembuhan secara otomatis tetapi akan meninggalkan bekas luka. Bekas luka tersebut semakin memburuk dan kompleks pada seseorang yang berbakat keloid.
3. Merusak jaringan sekitar
Ekstraksi komedo berukuran besar, bisa merusak jaringan sekitarnya. Hal ini terjadi akibat penekanan pada area berkomedo membuat komedo yang keluar hanya sebatas luas lubang pori-pori wajah saja, dan itulah komedo yang diambil. Namun, karena komedo berukuran besar, maka ada sebagian komedo yang tidak bisa melalui lubang pori, sehingga penekanan tersebut makin membuat sisa komedo tersebut masuk ke dalam. Komedo yang semakin masuk ke dalam tersebut bisa merusak jaringan di sekitarnya, sehingga membuat proses penyembuhan luka jadi lebih sulit. Selain itu, bisa berisiko untuk timbul jaringan ikat seperti keloid.
4. Menyebabkan jerawat
Komedo dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu komedo terbuka (black head) dan komedo tertutup (white head). Komedo terbuka ditandai dengan permukaan pori-pori kulit yang tampak menghitam. Sedangkan komedo tertutup berwarna seperti warna kulit. Khususnya pada komedo terbuka, adanya komedo tersebut membuat pori-pori membesar. Jika dilakukan ekstraksi, maka pori-pori akan makin membesar, sehingga menyebabkan jalan masuk bakteri jadi lebih besar. Hal ini yang dapat menyebabkan munculnya jerawat.
5. Menimbulkan scar
Ekstraksi komedo juga bisa menimbulkan scar atau jaringan parut. Jaringan parut ini dapat berupa hipertrofi maupun hipotrofi. Hipertrofi adalah jaringan parut yang menonjol di permukaan kulit, bisa berupa keloid atau hypertrophic scar. Sedangkan hipotrofi atau atrofi adalah jaringan parut yang berbentuk cekung. Cekungan tersebut akan membuat wajah bopeng. Scar timbul jika ekstraksi komedo dilakukan pada komedo yang mengalami peradangan, dan pada orang dengan bakat sikatrik (jaringan parut / keloid). Untuk mengetahui apakah kita berbakat keloid, dengan cara melihat bekas jerawat sebelumnya, apakah terdapat jaringan parut atau tidak.
6. Kulit menjadi tidak elastis
Ekstraksi komedo bisa menimbulkan jaringan parut atau scar. Adanya jaringan parut menyebabkan kulit menjadi tidak elastis dibandingkan kulit normal.
7. Menyebabkan fibrosis
Ekstraksi komedo juga bisa menimbulkan terbentuknya fibrosis yaitu perubahan jaringan kulit dermis menjadi jaringan ikat. Oleh karena mengenai jaringan kulit yang lebih dalam, maka fibrosis ini sangat sulit dipulihkan.
8. Rasa ketergantungan
Selain risiko fisik, ekstraksi komedo juga bisa menimbulkan ketergantungan psikis. Pada umumnya orang akan merasa lebih lega dan merasa kulit wajahnya lebih bersih setelah dilakukan ekstraksi. Padahal kepuasan tersebut adalah kepuasan psikis saja, sehingga ekstraksi koedo akan dilakukan terus secara berulang-ulang seperti ketagihan. Ekstraksi komedo secara berulang-ulang dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan, pori-pori membesar, sehingga proses penyembuhan kulit paska ekstraksi pun akan lebih lama.
Jadi karena ekstraksi komedo berbahaya, mulai sekarang jauhkan tangan anda dari komedo dan jerawat serta buang jauh-jauh ekstraktor komedo anda.
Salam cantik:)
BACA...

Apakah kulit wajah kita sensitif ?

Posted by Andini On 0 comments
skin-care Jenis kulit dibedakan menjadi 3, yaitu: normal, kering atau berminyak. Tetapi ternyata banyak para cantik yang mengaku dirinya berkulit sensitif. Yang disebut kulit sensitif yaitu apabila kulit memberikan respon berlebihan terhadap rangsangan dari luar (perubahan suhu lingkungan, pemakaian produk wajah atau kosmetik tertentu).
Penyebab kulit sensitif ada 2 macam, yaitu 1) faktor genetik biasanya muncul sejak kecil 2) faktor didapat, kulit normal bisa menjadi bersifat sensitif akibat terlalu sering menggunakan produk kosmetik atau perawatan wajah yang bersifat menggerus atau mengangkat kulit mati, karena lambat laun lapisan kulit akan menipis, kering dan mantel kulit hilang. Hal tersebut mengakibatkan hilangnya perlindungan terhadap kulit.
Beberapa reaksi sensitif kulit pada wajah bisa berupa reaksi ringan hingga berat, berupa bercak kemerahan, rasa gatal, iritasi hingga timbul perlukaan. Reaksi lain berupa jerawat kecil-kecil akibat peradangan di bawah kulit (yang sering disebut sebagai beruntusan).

Cara mendeteksi kulit sensitif

Kulit sensitif tidak bisa dibedakan dengan kulit normal. Tetapi ada satu cara mudah untuk mendeteksi apakah kita sensitif terhadap suatu produk tertentu. Cara ini dapat dilakukan sendiri.
1. oleskan produk kosmetik, produk perawatan atau parfum yang akan dipakai pada bagian belakang telinga.
2. tunggu hingga maksimal 24 jam, kemudian dilihat apakah timbul reaksi kemerahan, rasa panas atau gatal
3. apabila timbul reaksi, maka dapat disimpulkan bahwa kulit kita termasuk sensitif terhadap bahan tersebut.
Kulit bagian belakang telinga memiliki jenis kulit yang tipis dan hampir sama dengan kulit wajah, sehingga kulit bagian belakang telinga dapat diujicobakan untuk mengetes sensitivitas kulit.
Apabila para cantik akan memulai menggunakan suatu produk perawatan, produk kosmetik atau bahkan parfum baru, jangan lupa melakukan tes sensitivitas tersebut terlebih dahulu. Jika timbul reaksi sensitif, sebaiknya mbak berkonsultasi dengan dokter yang menyarankan produk tersebut. Tips perawatan kulit sensitif akan saya bahas dalam artikel berikutnya. Salam cantik:)
BACA...

Cara merawat kulit sensitif

Posted by Andini On 1 comments
k4350743 Pada postingan sebelumnya, sudah saya bahas mengenai mengenali kulit sensitif, penyebab kulit sensitif serta cara mendeteksinya. Merawat kulit sensitif memerlukan ketelitian, ketelatenan dan kehati-hatian. Meskipun begitu, perawatan kulit sensitif tidak perlu berlebihan. Berikut ini cara merawat kulit sensitif:

1. Lindungi kulit

selalu melindungi kulit dari perubahan lingkungan dan cuaca, dengan menggunakan sunblok secara rutin baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Penggunaan sunblok di dalam rumah dapat melindungi kulit wajah dari sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari yang masuk, komputer, televisi. Oleskan pelembab saat berada di ruang ber AC.

2. Bersihkan wajah

bersihkan wajah secara rutin bangun tidur, sebelum tidur serta setelah beraktivitas ke luar rumah. Gunakan produk pembersih wajah yang mampu menyeimbangkan pH, yang memiliki fungsi membersihkan, melembabkan sekaligus melindungi kulit. Lantas bilas dengan air bersuhu kamar. Setelah itu oleskan pelembab karena kulit sensitif cenderung bersifat kering.

3. Pilih produk berlabel “hypoallergenic”

pilih produk perawatan dengan bahan dasar alami, yang bisa membuat rasa nyaman di kulit, seperti chamomile, susu, liquorice.

4. Perbanyak minum air putih

minum air putih dan buah-buahan secara cukup dapat memelihara kelembaban kulit.

5. Konsumsi bahan makanan dan minuman bernutrisi

kulit dan semua bagian tubuh lain memerlukan kalori dan protein yang cukup untuk regenerasi sel-sel kulit.

6. Konsumsi vitamin berbahan alami

mengkonsumsi vitamin berbahan alami membantu mengembalikan kesehatan serta kelembaban kulit.
Bagi para cantik yang mempunyai kulit sensitif, sebaiknya menghindari perawatan tertentu yaitu:

1. Produk pemutih kulit

hindari produk pemutih kulit yang dapat menipiskan kulit atau merusak mantel kulit.

2. Peeling

proses pengelupasan pada kulit sensitif dapat membuat lapisan kulit semakin menipis, sehingga kulit mudah mengalami iritasi, timbul kemerahan dan terasa pedih.

3. Hindari produk perawatan yang mengandung pewarna dan pengharum

kulit sensitif sangat peka terhadap bahan-bahan pewarna serta pengharum.

4. Hindari penyegar beralkohol

kulit sensitif sangat reaktif terhadap penyegar beralkohol.
Nah, bagi para cantik yang berkulit sensitif mulai saat ini rawatlah kulit anda dengan bahan-bahan alami serta berpola hidup sehat:)
BACA...

Mitos Seputar Make Up

Posted by Andini On 0 comments
Siapa sih perempuan yang tidak ingin cantik? Dewasa ini, cantik malah menjadi suatu pertimbangan tersendiri. Bahkan pada posisi tertentu, kecerdasan menjadi nomor dua. Sehingga perempuan Indonesia rela melakukan apa saja demi cantik dan putih. Berikut saya akan memberikan mitos seputar kecantikan khususnya make up yang selama ini seringkali membelenggu para perempuan untuk bisa tampil cantik secara sempurna.

Mitos Seputar Make Up

1. Penggunaan make up setiap hari dapat merusak kulit
Fakta: Make up yang tepat justru membantu menjaga kulit dari bahaya sinar matahari, angin dan debu. Kebanyakan make up mengandung moisturizing dan nourishing yang akan memelihara serta melembabkan kulit setiap harinya. Sekarang ini, terdapat pilihan foundation, bedah wajah, bahkan lip gloss mengandung pelindung matahari SPF 15 dan mencegah perusakan warna kulit terutama kulit yang terekspos sinar matahari
2. Air saja cukup untuk membersihkan wajah jika tidak memakai make up
Fakta: Sepanjang pagi atau malam, ketika sedang tidur wajah menghasilkan minyak. Selain itu, sel kulit mati juga banyak yagn mengelupas. Ketika sedang berada di luar ruangan, kulit bersentuhan langsung dengan debu. Jika tidak segera dihilangkan akan sulit atau tidak dapat dihilangkan. Akibatnya, pori-pori membesar serta muncul bintik hitam atau komedo. Oleh karena itu, air saja tidak cukup. Membersihkan wajah setidaknya dua kali dalam sehari menggunakan milk cleanser, toner dan facial wash yang sesuai dengan jenis kulit.
3. Kulit berminyak hanya bisa memakai kosmetik oil-free
Fakta: Jika kita berusaha terlalu keras menghilangkan minyak dari lapisan kulit wajah terluar, kulit akan semakin terangsang untuk memproduksi lebih banyak minyak. Selain menggunakan kosmetik oil-free, lebih baik memilih produk kecantikan yang mengandung botanical oil sebagai alternatif yang dapat membantu menormalkan produksi minyak supaya tidak berlebihan sekaligus menghaluskan kulit.
4. Diantara semua produk perawatan kulit, sabun wajah saja akan berhasil baik.
Fakta: Produk perawatan kulit telah tumbuh pesat selama 20 tahun. Saat ini, terdapat bukti ilmiah bahwa penggunaan bahan-bahan vitamin, polifenol teh hijau, retinoid, alpha- dan beta-hydroxy acids, serta minyak esensial yang terkandung dalam produk perawatan kulit untuk meminimalkan keriput, memudarkan bintik-bintik hitam dan memperkuat kolagen.
5. Tidak perlu menggunakan sun block saat cuaca berawan
Fakta: Penggunaan sun block memang penting karena sinar UV yang dikeluarkan matahari dapat menembus tebalnya awan dan merusak kulit anda. Gunakan sun block minimal 20-30 menit sebelum terkena panas matahari, sehingga ada kesempatan sun block untuk meresap ke kulit.
6. Bahan-bahan alami pada kosmetik tidak dapat menyebabkan alergi
Fakta: Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Apabila anda memang tidak cocok terhadapnya, maka tetap akan muncul reaksi alergi. Jadi, ada baiknya sebelum mencoba kosmetik pada wajah, oleskan sedikit pada belakang telinga. Apabila terasa gatal dan memerah, sebaiknya jangan memakai kosmetik itu karena akan menimbulkan alergi.
Nah, ternyata banyak mitos diantara pendapat yang diyakini banyak orang ya. Salam cantik:)
BACA...