Cara merawat kulit sensitif

Posted by Andini On 1 comments
k4350743 Pada postingan sebelumnya, sudah saya bahas mengenai mengenali kulit sensitif, penyebab kulit sensitif serta cara mendeteksinya. Merawat kulit sensitif memerlukan ketelitian, ketelatenan dan kehati-hatian. Meskipun begitu, perawatan kulit sensitif tidak perlu berlebihan. Berikut ini cara merawat kulit sensitif:

1. Lindungi kulit

selalu melindungi kulit dari perubahan lingkungan dan cuaca, dengan menggunakan sunblok secara rutin baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Penggunaan sunblok di dalam rumah dapat melindungi kulit wajah dari sinar ultraviolet yang berasal dari sinar matahari yang masuk, komputer, televisi. Oleskan pelembab saat berada di ruang ber AC.

2. Bersihkan wajah

bersihkan wajah secara rutin bangun tidur, sebelum tidur serta setelah beraktivitas ke luar rumah. Gunakan produk pembersih wajah yang mampu menyeimbangkan pH, yang memiliki fungsi membersihkan, melembabkan sekaligus melindungi kulit. Lantas bilas dengan air bersuhu kamar. Setelah itu oleskan pelembab karena kulit sensitif cenderung bersifat kering.

3. Pilih produk berlabel “hypoallergenic”

pilih produk perawatan dengan bahan dasar alami, yang bisa membuat rasa nyaman di kulit, seperti chamomile, susu, liquorice.

4. Perbanyak minum air putih

minum air putih dan buah-buahan secara cukup dapat memelihara kelembaban kulit.

5. Konsumsi bahan makanan dan minuman bernutrisi

kulit dan semua bagian tubuh lain memerlukan kalori dan protein yang cukup untuk regenerasi sel-sel kulit.

6. Konsumsi vitamin berbahan alami

mengkonsumsi vitamin berbahan alami membantu mengembalikan kesehatan serta kelembaban kulit.
Bagi para cantik yang mempunyai kulit sensitif, sebaiknya menghindari perawatan tertentu yaitu:

1. Produk pemutih kulit

hindari produk pemutih kulit yang dapat menipiskan kulit atau merusak mantel kulit.

2. Peeling

proses pengelupasan pada kulit sensitif dapat membuat lapisan kulit semakin menipis, sehingga kulit mudah mengalami iritasi, timbul kemerahan dan terasa pedih.

3. Hindari produk perawatan yang mengandung pewarna dan pengharum

kulit sensitif sangat peka terhadap bahan-bahan pewarna serta pengharum.

4. Hindari penyegar beralkohol

kulit sensitif sangat reaktif terhadap penyegar beralkohol.
Nah, bagi para cantik yang berkulit sensitif mulai saat ini rawatlah kulit anda dengan bahan-bahan alami serta berpola hidup sehat:)
BACA...

Lebih dekat mengenal krim malam

Posted by Andini On 0 comments
Sesuai namanya, krim malam memang harus digunakan pada malam hari. Lebih baik sekitar setengah jam sebelum tidur. Mengapa? Sebab beberapa jenis kandungan bahannya, seperti AHA (alpha hidroxy acid), Vitamin C, dan E merupakan bahan yang mudah rusak bila terpapar sinar matahari.
Selain mengandung vitamin C, E dan AHA, umumnya krim malam juga mengandung vitamin A, serta komponen antiaging lainnya, seperti retinol, tertinoin, arbutin, koji acid, pathenol, copper, collagen, serta hidrokuinon, kortikosteroid.
Perlu diketahui bahwa tidak semua bahan tersebut ada dalam satu kemasan produk krim malam, tetapi sesuai dengan jenisnya. Ada tiga jenis krim malam, yaitu acne lotion, lightening cream dan whitening cream.
Untuk acne lotion atau lotion anti jerawat, komponen utamanya biasanya merupakan gabungan antara kortikosteroid dan antibiotik. Sedangkan, lightening cream atau krim pencerah kulit mengandung AHA, kostikosteroid, beta hidroxy acid, dan sebagainya. Untuk whitening cream atau krim pemutih, biasanya mengandung hidrokuinon, kortikosteroid, arbutin atau AHA, kojic acid, dan lainnya.
Tahukah Anda bahwa krim malam pemutih tidak boleh terus-menerus digunakan. Bila perawatan kulit wajah telah menampakkan hasil, maka penggunaan whitening cream harus dihentikan, dikurangi frekuensi penggunaannya, atau diganti dengan lightening cream yang efeknya lebih ringan. Tindakan ini untuk menjaga agar wajah tetap bersih cerah namun tidak menjadi topeng. Jadi bisa digunakan 3 hari sekali, sementara perlindungan terhadap UV dengan sunblock harus tetap digunakan setiap hari agar kulit tidak kembali menjadi kusam.
BACA...

Tips mencegah kerutan pada wajah

Posted by Andini On 0 comments
woman showing by index finger the wrinkles on her  foreheadKrim anti-kerut memang dapat mengurangi munculnya keriput pada kulit wajah Anda, tergantung pada frekuensi penggunaan, jenis dan bahan aktif di dalamnya, dan masalah kecocokan.
Tahukah Anda bahwa sebenarnya Anda juga bisa mencoba cara yang lebih efektif untuk mempertahankan penampilan dan kesehatan kulit wajah Anda. Berikut ini tipsnya:
Lindungi kulit Anda dari sinar matahari.
Paparan sinar ultraviolet (UV) mempercepat proses penuaan kulit, menyebabkan keriput, kasar dan berjerawat. Bahkan, paparan sinar ultraviolet (UV) adalah penyebab utama penuaan dini pada kulit, serta munculnya pigmentasi yang tidak merata.
Jadi sebaiknya batasi waktu yang Anda habiskan di bawah sinar matahari dan selalu gunakan pakaian pelindung dan topi. Jangan lupa gunakan tabir surya (sunblock/sun protector) ketika berada di luar rumah.
Pilih produk perawatan yang mengandung tabir surya
Ketika memilih produk perawatan kulit, pilihlah produk yang mengandung tabir surya dengan sun protection factor (SPF) minimal 15, dan memiliki spektrum yang luas. Artinya produk tersebut mampu menahan UVA dan UVB dengan baik.
Gunakan pelembab
Kulit kering menyebabkan sel-sel wajah menjadi keriput, menyebabkan munculnya garis-garis halus dan kerutan lebih dini. Meskipun sebenarnya pelembab tidak dapat mengatasi masalah keriput, tetapi dapat menyamarkan garis halus dan kerutan untuk sementara.
Makan makanan yang sehat
Ada bukti bahwa vitamin tertentu membantu melindungi kulit Anda, khususnya vitamin A, C, B3 dan E. Perbanyak juga makan buah-buahan.
Jangan merokok
Merokok dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di lapisan terluar dari kulit wajah. Juga bisa merusak kolagen dan elastin. Itu adalah serat alami yang memberikan kekuatan dan elastisitas pada kulit. Akibatnya, kulit mulai mengendur dan terjadi pengerutan dini.
Selamat mencoba Smile
BACA...